Review Aplikasi iGrow - Aplikasi Pembiayaan Pertanian Terbaik di Indonesia
Review Aplikasi iGrow - Aplikasi Pembiayaan Pertanian Terbaik di Indonesia

Review Aplikasi iGrow - Aplikasi Pembiayaan Pertanian Terbaik di Indonesia

Mietha Fanza
2 bulan yang lalu Last Updated 2 bulan yang lalu

Review Aplikasi iGrow - Program Peer to peer (P2P) mulai banyak dilirik investor. Salah satu ynag menyediakan aplikasi P2P tersebut adalah iGrow. iGrow menyediakan P2P Lending agriculture.

Apa itu iGrow?

Apa itu iGrow
Apa itu iGrow

Aplikasi iGrow merupakan platform yang membantu petani mitra/borrower/penerima pinjaman, lahan yang belum bisa optimal dalam pemberdayaannya , dan para leader/pemberi pinjaman yang bertujuan untuk menghasilkan produk pertanian yang berkualitas tinggi.

iGrow memiliki visi dan yang besar untuk melestarikan kehidupan yang ada di bumi kita tercinta. Selain itu perusahaan ini juga memiliki tekad untuk menciptakan ketahanan pangan yang lebih baik dan merata untuk semua umat manusia.

Program peer to peer lending iGrow

Program peer to peer lending iGrow
Program peer to peer lending iGrow

Aplikasi iGrow menghubungkan masyarakat yang mempunyai modal dengan petani sebagai penerima modal untuk bersama-sama meningkatkan budidaya untuk mensejahterakan para pelaku yang ad di dunia pertanian.

Sampai sekarang ini, perusahaan iGrow telah memiliki lebih dari 7500 petani yang ada di Indonesia dan lahan yang dikerjakan sudah lebih dari 2500 hektar. Untuk hasil panen terebut rata-rata baik dan berkualitas.

Di Indonesia sendiri ada banyak lahan yang belum bisa optimal untuk dikerjakan, sementara itu permintaan makanan yang berasal dari produk pertanian terus berambah.

Dari hasil riset yang dilakukan oleh PBB, kita harus meningkatkan lahan pertanian menjadi dua kali lipat dalam 40 tahun kedepan agar dapat memenuhi kebutuhan pangan yang ada di dunia.

Sementara Perusahaan iGrow melakukan analisis jenis tanaman yang memiliki permintaan pasar yang tinggi, dengan harga yang stabil dan juga berdasarkan karakteristik terbaik.

Sehingga iGrow menjadi penghubung antara para petani yang memiliki lahan untuk digunakan menanam tanaman yang memiliki permintaan pasar tinggi dan diberi pembiayaan untuk penanaman tanaman tersebut.

Jadi Aplikasi iGrow bukan hanya mempunyai visi komersial saja, tetapi lebih dari itu adalah untuk menciptakan ketahanan pangan serta melestarikan kehidupan di bumi.

Cara yang dilakukakn adalah dengan memanfaatkan sumber daya yang ada untuk menghasilkan perubahan yang baik untuk masa depan kehidupan manusia.

Keuntungan yang didapat dari pihak pendana di Aplikasi IGrow

Keuntungan yang didapat dari pihak pendana di Aplikasi IGrow
Keuntungan yang didapat dari pihak pendana di Aplikasi IGrow

Ketika kita menjadi pendana di Aplikasi iGrow maka akan memperoleh margin yang menarik yang berasal dari mitra petani/borrower/penerima pinjaman. Untuk besaran margin tersebut berbeda-beda tergantung dengan komoditasnya.Hasilnya diatas 12% pertahun bahkan ada yang sampai 20% pertahun.

Selain itu kita juga bisa memeberikan dampak sosial yang besar. Karena dengan menjadi pendana maka kita bisa meningkatkan taraf hidup petani dan peternak. Sehingga secara tidak langsung kita menjaga ketahanan pangan Indonesia.

Resiko Pendanaan

Dalam melakukan pembiayaan tentulah ada resiko yang menyertainya. Tetapi di iGrow resiko tersebut bisa diminimalisir dengan seleksi mitra petani/borrower/penerima pinjaman serta melakukan monitoring.

Oleh karena itu TKB90 atau tingkat keberhasilan bayar 90 hari berhasil sesuai rencana dibandingkan dengan TKB90 yang mengalami gagal bayar.

Selain itu iGrow juga sudah terkoneksi dengan FDC ( Fintech Data Center) dan pefindo biro kredit yang menjadi bagian dari proses seleksi dari calaon mitra petani/borrower/penerima pinjaman.

Kerjasama itu dilakukan agar iGrow bisa memperoleh mitra petani yang tidak mempunyai masalah kredit sebelumnya serta memiliki track record yang baik.

iGrow juga sudah terdaftar serta diawasi langsung oleh OJK dengan regulasi POJK 77/2016. Sehingga segala resiko yang ada ditanggung oleh masing-masing pihak.

Jika terjadi gagal bayar atau resiko kredit lain ditanggung semuanya oleh pemberi pinjaman / lender, jadi tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab akan hal ini.

Dan jika ingin mendanai di platform iGrow sebaiknya harus memahami dulu tentang iGrow.

Cara pembayaran cicilan di iGrow

Untuk tenor sendiri paling cepat berada di durasi satu tahun, akan tetapi mayoritas memiliki tenor selama 2 sampai 3 tahun. Bahkan ada proyek yang memiliki tenor panjanjang yaitu 15 tahun

Sedangkan untuk berinvetasi di iGrow umumnya diatas Rp 1 juta. Hal ini tidak ada kepastian karena tergantung pada harga bibitnya.

Aplikasi iGrow tidak memiliki saldo mengambang saat kita akan memberikan dana maka akan ditransfer langsung ke virtual account yang kita miliki.

Pada saat pencairan dana juga sama, tim dari iGrow akan langsung melakukan transfer return atau modal ke rekening yang kita miliki. Mereka juga tidak memotong biaya transfer dan admin.

Minamal untuk berinvestasi disini adalah satu unit proyek. Sehingga jika kita akan berinvestasi maka kita tinggal melihat harga per unitnya.

Persyaratan menjadi mitra petani / penerima pinjaman / Borrower di iGrow

Persyaratan menjadi mitra petani / penerima pinjaman / Borrower di iGrow
Persyaratan menjadi mitra petani / penerima pinjaman / Borrower di iGrow

iGrow sangat terbuka bagi siap saja yang ingin menjadi mitra serta menjalin kerjasama. Namun jika ingin menjadi calaon mitra maka harus mempunyai sumber daya yang sesuai dengan kebutuhan iGrow.

Minimal mempunyai salah satu, yaitu bisa menyediakan lahan dan atau mempunyai keahlian dalam bertani, berkebun atau beternak komoditas tertentu.

Jika calon mitra Aplikasi iGrow hanya mempunyai lahan, maka dapat menyampaikan informasi melalui kontak email sebgai berikut :

  1. Detail lokasi lahan yang ditawarkan. Dengan menyebutkan nama/kelurahan, kecamatan, kabupaten/kota dan mmenyebutkan provinsinya. Sangat disarankan untuk memberikan koordinat lokasinya dnegan menggunakan apliaksi gogle map atau lainnya.
  2. Memberikan perkiraan luas lahan yang bisa dijadikan untuk aktifitas lahan pertanian, perkebunan ataupun peternakan.
  3. Menjelaskan tentang status kepemilikan lhannya. Apakah merupakan lahan pribadi atau badan hukum, serta apakah lahan sudah bersertifikat , SHM,SHGU atau lainnya.
  4. Menjelaskan tentang ketinggian lahan dari atas permukaan laut, range suhu udara serta curah hujan tahunan.
  5. Menghitung jarak sumber air terdekat. Jika tidak ada sumber air terdeklat atau mempunyai jarak yang jauh, maka memperkirakan kedalaman sumur bor untuk mendapatkan sumber air tanah.
  6. Jika tidak ada sumber air terdekat, maka kita harus memperkirakan kedalaman sumur bor untuk mendapatkan sumber air bersih
  7. Jenis komoditas pertanian, perkebunan atau peternakan yang umumnya diusahakan oleh masyarakat sekitar beserta penyaluran hasil panen.

Apabila calon mitra Aplikasi iGrow hanya mempunyai keahlian dalam bertani, berkebun ataupun beternak maka dapat menyampaikan informasi melalai email sebgaia berikut :

  1. Keahlian yang dimiliki tentang pertanian, perkebunan atau peternakan
  2. Jenis komoditas pertanian, perkeunan atua petrtanian yang akan dikembangkan
  3. Berap[a besar skala usaha yang telah dikembangkan
  4. Sudah berapa lama kita dalam menjalankan usaha pertanian, perkebunan atau peternakan
  5. Selama ini dijual kemana hasil komoditas tersebut
  6. Kendala apa saja ynag dihadapi selama menjalankan usaha tersebut
  7. Membuat proposal bisnis yang menyangkut poin-poin diatas

Dan jika kamu tertarik untuk terlibat di dalam iGrow secra keseluruhan maka bisa menghubungi PT iGrow Resouces Indonesia yang berada di Jl Ir.H.Juanda No.43 Depok 16418, atau kamu bisa mengirim email ke [email protected] Selain itu bisa menghubungi Cs di +6221-7784 0082.

Selain itu untuk lebih jelasnya , maka kamu bisa mengunjungi website https://www.igrow.asia

Demikian ulasan mengenai Aplikasi iGrow. Semoga bisa memberikan gambaran kita mengenai investasi di iGrow sehingga kita bisa menentukkan investasi yang terbaik.